Kamis, 09 November 2017

Tips Berjualan via Telegram atau Whatsapp [Penting!]


Berikut tips-tips jualan via telegram, whatsapp ataupun media sosial lainnya. Materi ini admin dapat dari channel telegram dengan tulisan asli dari mas Adez Aulia, salah satu pakar di bidang Online Marketing. Langsung saja berikut tips-tips nya:


Telegram/WAG tidak dirancang utk jualan HARDSALE

Telegram diciptakan utk ngobrol, share atau berbagi. Jika anda masuk ke group, lalu copas iklan, maka akan banyak yang terganggu dan justru menyebabkan kita dan brand kita dikenal sebagai orang yang tidak peduli kepada orang lain, hasilnya: Persepsi orang tentang anda dan brand anda malah menjadi NEGATIF


Banyak Kenalan dan Berbagi dengan Member

Tanamkan influence di group dengan menebar manfaat. Share ilmu yang diperlukan oleh anggota group. Hasilnya adalah tingkat kepercayaan yang lebih tinggi terhadap produk anda. Setelah kepercayaan terbangun, kita bisa mulai membangun TRIBE kita sendiri dengan mengajak orang bergabung dalam channel anda. TRIBE adalah orang-orang yang percaya dan loyal kepada anda.

Joinlah sebagai Tamu, Jaga Adabnya

Masuk ke group yang didirikan oleh orang lain, ibarat bertamu ke rumah orang yang sedang berlangsung arisan. Ada beberapa tahap yang harus anda lakukan:
  * Kenalan dulu dengan tuan rumah > Founder dan admin group
  * Perkenalkan diri dengan cara yang sopan, ngobrol santai dengan anggota lain
  * Jika ingin sharing, permisi dengan admin group dan anggota yang lain.
  * Sharing pun harus dalam bentuk percakapan, bukan dengan model copas tulisan PANJAAAANG BANGET. Sehingga lebih interaktif dan tidak membosankan.
  * Sharing ke group tetap harus dengan niat baik, tidak dengan niat MEMBAJAK anggota dari group lain. Biasanya model gini "hit and run" sharing copas, kasih link, terus kabuuur. Percayalah kalau memang sharing anda berguna, orang yang akan bertanya dan bergabung kepada anda. Tahan NAFSU mengejar angka member atau subscriber di group atau channel. Hal ini akan terjadi dengan sendirinya.

Terus Belajar Komunikasi Softskill

Tidak tau cara sharing? ya belajar donk. Kalau gak bisa sharing, otomatis jadi gak bisa jualan. Mulai dengan pelan2x, sharing info2x sederhana seperti link artikel (yang bukan tulisan anda), kalimat motivasi, kisah inspiratif, atau kisah orang lain. Yang penting infonya berguna untuk orang lain. Tidak harus ORIGINAL dari anda sendiri. Sejalan dengan waktu anda akan terlatih membuat konten sendiri kok. Pelan2x aja

Seimbangkan Iklan dan Benefit dari Telegram Anda

Channel telegram adalah milik anda, anda bisa berbuat sesuka anda. Dengan catatan: jika anda terus menerus beriklan tanpa menebar manfaat, maka channel anda akan ditinggalkan orang juga. Perlakukan channel seperti FREE MAGAZINE, dimana anda harus mencari keseimbangan antara informasi versus iklan. Pelajari bagaimana orang mengelola free magazine mereka: lebih banyak informasi, artikel, wawancara, dibandingkan iklannya bukan? Formula yang sama harus kita terapkan disini.

Hindari Ad Fatigue

Hindari berjualan dengan konten iklan yang persis sama terus menerus, ada istilah AD FATIGUE, atau "bosan karena iklan". Iklan harus diperbarui terus menerus, baik dari segi gambar, judul hingga isi (body text)

Sabar

Iya, BERSABARLAH, segala sesuatu di dunia butuh proses. Tidak ada sesuatu yang instan.

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search